Kapan Pandemi Berakhir ? Corona Tidak Akan Pernah Selesai


Kapan pandemi berakhir ? ane bisa pastikan bahkan corona tidak akan pernah selesai. Tanpa solusi ini, semua akan terus seperti ini. Yang perlu digaris bawahi, ane akan berbicara dengan sudut pandang global atau umum. Tentang pandemi diseluruh dunia ini tidak hanya mencakup indonesia atau bahkan jogja yang ateng2 aja.

Dan satu lagi disklimer, ane percaya virus ini ada. Jadi jangan dianggap ini tulisan dari orang yang tidak percara virus ini ada. Bukan orang yang tidak percaya virus ini tidak ada. Ane hanya orang yang rasional bahkan lebih rasional dari sjw data taik kucing.

Anda perlu tahu fakta-fakta yang sudah umum.

Pernah kena virus bisa kena lagi

Ini adalah hal yang harus selalu anda sadari, sehingga berfikir rasional jika point anda sebuah garis garis data positif yang bagi ane hanya sebuah indikator omong kosong.

Sudah di vaksin tetap bisa kena lagi

Yah, sudah di vaksi tidak membuat anda bebas virus. Itu hanya akan membuat imun anda lebih siap terhadap virus sehingga mengurangi resiko parah. Anda harus paham ilmu imunlogi. Jadi ketika indikatornya data positif akan sia-sia gak guna data taik kucing itu.

Anda tidak bisa melihat virus

Ini juga harus anda pahami, seprotek apapun anda virus yang mungkin hanya nempel di bahu anda anda tidak akan tau, bahkan seprotek anda cuci tangan. Kecuali anda berada di sebuah pulau benar2 tanpa kontak ke orang sama sekali. Mustahil ini dilakukan laler seperti kita.

Dari 3 hal diatas saja sudah bisa disimpulkan bahwa pandemi ini tidak akan pernah berakhir jika tolak ukurnya hanya data positif.

Apa solusinya ?

99% solusi ini akan berhasil, caranya adalah dengan melockdown seluruh dunia secara berbarengan. Tanpa lockdown seluruh dunia secara berbarengan selama minimal 2 bulan hal ini tidak akan pernah menghentikan virus ini.

Kenapa ane bilang gitu ya karena selama dunia ini masih terkonek, orang bisa berpindah lokasi maka lockdown itu benar2 tidak berguna. Jika satu dunia ini lockdown berarti semua manusia tidak kemana2 secara bersamaan. Jika menggunakan analogi virus ini bertahan ditubuh sampai hilang selama 3 minggu berarti seluruh manusia didunia ini akan sembuh bersamaan.

Manusia di lockdown seluruh dunia, tidak ada aktifitas berpindah tempat. Semua bandara tidak beroprasi selama 2 bulan dan transportasi lainnya. Semua kota dan negara diseluruh bumi benar2 di wuhankan dan ane rasa itu sangat2 bisa.

Semua aktifitas didunia berhenti, semua di pause

Setiap negara ber koordinasi untuk mencukupi kebutuhan makan dan listrik. Hal ini tidak harus langsung dilakukan, tapi bisa mungkin berjanjian pada bulan ke berapa. Sambil semua negara mengumpulkan cadangan makanan selama 2 bulan. Makanan bisa dikalengkan dari bahan baku makanan, atau makanan siap saji. Ya semua rekoso bareng ada kalanya makan mie instan ada kalanya makan sarden atau kornet ada kalanya makan ayam kaleng ada kalanya makan telur, ada kalanya makan tempe dll

Setelah 2 bulan seluruh masia terasingkan hidup untuk makan, keta global lockdown ini kelar semua bisa dianggap bebas virus.

Kalau tidak barengan ane kira lockdown itu hanya omong kosong, bahkan jika itu dilakukan oleh satu negara tanpa ada lockdown negara lainnya. Itu hanya akan membuat sjw data masturbasi dengan tidak bertambahnya data mereka.

Ada satu negara saja yang tidak ikutan lockdown bareng, maka cara ini tidak akan pernah berhasil.

Memvaksin seluruh dunia secara berbarengan

Tanpa hal ini juga semua akan percuma. Karena hampir sama demgan kasus lockdown jika tidak barengan maka ada celah untuk dibuat narasi baru, varian baru yang tidak akan pernah habis. Terutama hal-hal yang di vaksin dulu untuk dijadikan konten.

Narasi pertama orang tua, nanti lanjut milenial rawan terus anak2 terakhir. Urutannya akan seperti itu jika vaksin tidak serentak. Nanti abis anak mungkin kembali lagi ke hewan. Siklusnya akan gitu twrus jika vaksin seluruh dunia gak barengan.

Masalah rumah sakit yang kurang kamar, ventilator, tabung gas juga akan jadi masalah default yang solusinya udah hampir satu tahun sengaja mungkin tidak diselesaikan. Semua yang menciptakan solusi solusi wah harapan ditengah tahun akan menjadi omong kosong

Terus kenapa ane bilang 99% ?

Karena 1% faktor cara diatas tidak berhasil jika ada yang menyimpan virus itu dengan teknologi hebat dan menyebarkannya lagi setelah seluruh manusia terbebas dadi global lockdown, sehingga semua akan kembali lagi seperti semula gonjang ganjingnya. 1 tetes darah hulk saja bisa membuat terciptanya banyak mutan. Cara Thanos adalah yang terbaik.

Simpan semua moment viral yang berhubungan dengan 3M dimedia dan sandingkan dengan data kematian dengan jarak 7 hari sampai 14 hari. Anggaplah sudah masa inkubasi maka kamu akan selalu mendapatkan hasil yang tidak sesuai dengan narasi mereka dan mereka para fear hanya akan diam.

Jadi selama tolak ukurnya hanya data positif, maka itu adalah sebuah omong kosong.

Tulisan ane tentang Corona :

This image has an empty alt attribute; its file name is cara-mendaftar-bitcoin-indonesia.jpg

PODCAST ANE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s