Kita Hanya Egois dan Tidak Realistis


Kali ini ane membahas tentang pendapatan, disini ane tidak menggambarkan diri ane sendiri atau mendiskripsikan pendapatan ane segitu. Namun hanya sebagai gambaran saja bahkan semua ini nyata.

Banyak orang di internet selalu membandingkan pekerjaan atau sering ketriger dengan sesuatu yang menggambarkan pendapatan. Namun kebanyakan terlalu munafik jika dibandingkan dengan pendapatan lain. Sebagian bahkan berkaki dua sesuatu pendapatan dianggap besar namun tidak yakin dengan perbandingan pekerjaan lainnya.

Bahwa berjualan Angkringan dengan sehari laku 20 esteh saja kita bisa mendapatkan hampir 1.5 juta sebulan itu hanya dari esteh saja jika sehari laku 20 es teh. Belum dari makanan dan lauk lainnya yang itu juga bisa tanpa modal dengan barang titipan. Dulu ane pernah buka Angkringan dengan pendapatan bersih sebulan 7 juta – 11 juta naik turun. Itupun benar2 tanpa modal dan itupun dipaido.

Orang yang maido rata2 memang besiknya bukan orang yang suka usaha, juga sebagian tidak memiliki koneksi bermain luas. Kalau orang jawa bilang dolane kurang adoh.

Semenjak di Jakarta pun ane sering berbagi peluang usaha lewat beberapa hal yang ane temuin selama disini, itupun sebagian masih dipaido. Dari usaha jualan sate kulit, galon akua, jualan air, tukang dll. Bisa teman2 dengarkan di podcast ane.

Namun bekerja 2.0 pun banyak yang tak kalah banyak penghasilannya.

Ane berteman dengan orang yang memiliki penghasilan hampir 100M sebulan, 10M perbulan, 1M sebulan dll. Walau ane juga tidak berpenghasilan segitu. Namun hal itu nyata ada dimana di Internet yang sangat luas bahkan melebihi luasnya semesta.

Jadi dengan apa yang pernah ane lihat ane tidak pernah merasa heran ketika orang dengan pekerjaan kantoran juga ada yang berpenghasilan diatas 50 juta. Namun sebagian orang yang tidak percaya ada pekerjaan dengan penghasilan tersebut tentu akan membandingkan dengan pekerjaan jualan apapun entah itu jualan sayuran, bakso dll yang ada yang berpendapatan lebih dari itu. Buat ane sih buang2 waktu. Hanya sekedar ego kita tidak suka lalu membandingkan dengan yang lain.

Mau mencari uang lewat internet, mau mencari uang lewat offline, mau sebagai pekerja kantoran mau menjadi apapun itu adalah pilihan anda sendiri. Jangan saling merendahkan atau merehkan. Siapa tau kelak pas kita susah kita bekerja sebagai pekerjaan yang kita bandingkan. Siapa tau yang ndakik2 bilang rusuh jadi interprainer jualan dan berdagang besok juga akhirnya kantoran. Begitupun yang kantoran bisa jadi besok juga akhirnya pusing terus berdagang begitupun yang di internet, saking mentoknya cari metode akhirnya juga bisa jualan sayur atau ngantor.

Kita tidak tau masadepan kita, menjadi orang yang respek terhadap apapun dan mengambil pelajaran dari pekerjaan apapun adalah hal yang paling realistis dalam hidup. Tidak semua orang harus jadi petani, tidak semua orang harus jadi internet marketer, tidak semua orang harus ngantor, tidak semua harus jadi pedagang mie ayam dll. Jika semua pekerjaan sama siapa yang akan mengisi sisi pembelinya. Nikmati pekerjaan selagi ada.

This image has an empty alt attribute; its file name is cara-mendaftar-bitcoin-indonesia.jpg

PODCAST ANE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s