Pemanfaatan Data Sudah Sekeran Cambridge Analytica


Cambridge Analytica adalah penyedia riset konsumen, iklan bertarget, dan layanan terkait data lainnya untuk klien politik dan korporat setidaknya seperti itulah yang mereka jelaskan tentang diri mereka diwebsite mereka. Mendadak Cambridge Analytica  naik karena dikaitkan dengan kasus yang sedang viral saat ini

Data-data dari 87 juta akun pengguna Facebook dicuri sejak tahun 2014 dan kasus ini menjadi booming setelah salah satu staff Cambridge Analytica yang bernama Christopher Wylie mengungkapkannya ke publik. Walau kalau ane sih lebih senang menyebutnya sebagai pemanfaatan data, karena toh user dengan iklas menyetor data ke aplikasi2 yang mereka gunakan.

Lebih dalam tentang Christopher Wylie dan apa yang dia lakukan, ada banyak sekali wawancara yang bisa Anda lihat beberapa diantaranya pada video berikut ini.

Media banyak membahas pencurian datanya dan cenderung menyalahkan wistle blower dan Facebook, maka ane tidak akan membahas itu. Bukan ane bermaksud membela Mark Zuckerberg karena ane anak IM, tetapi memang realitanya yang seharusnya adalah kalau user tidak menggunakan aplikasi tersebut maka data-datanya juga tidak akan sampai jatuh ke tangan Cambridge Analytica. Jadi menurut ane pihak yang salah bukan semata-mata dari Facebook juga melainkan ada pihak lain seperti user yang terlibat. Kadang user juga sudah tahu aplikasi gak jelas masih diinstal juga.

Dampak yang timbul

Dan dari kasus ini Facebook menjadi lebih hati-hati lagi serta mengubah kebijakannya seperti pembatasan API. Sehingga lebih dari 10.000 aplikasi terkena dampaknya.

Imbasnya berupa pembatasan API dari Facebook yang sebelumnya unlimited sekarang menjadi 90 hari. Sehingga mau tidak mau pengembang aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan Facebook harus mengubah kebijakannya juga.

Yang Lebih Menarik Dibahas Dari Skandal Facebook

Ini adalah tentang bagaimana data yang dicuri (dimanfaatkan kalau ane) untuk mengubah pendirian orang untuk memilih Donald Trump. Atau dengan kata lain yang diinginkan oleh Cambridge Analytica. Sehingga ini adalah dua hal yang berbeda antara mencuri data dengan memanfaatkan data hasil curian.

Bagaimana memanfaatkan data yang sudah kita punya. Data-data seperti :

  • siapa saja yang nge-like, komen dan share status Facebook kita,
  • siapa saja pengunjung webste kita,
  • siapa saja yang sudah pernah membeli dan lain sebagainya.
  • dan data data lainnya.

Sehingga dengan data-data ini bisa lebih mengenal siapa target market kita dan mempengaruhi perilaku mereka untuk membeli lebih banyak lagi.

OCEAN Personality Test

Seorang CEO Cambridge Analytica yang saat ini sudah suspend bernama Alexander Nix mengungkapkan tentang sebuah test yang disebut sebagai OCEAN Personality Test. Dengan test ini mereka bisa memodel kepribadian setiap orang dewasa di Amerika berdasarkan data sampel yang ada. Hasilnya adalah suatu konsep yang bernama Behavioral Communication atau komunikasi yang berbasis pada perilaku.

Dalam sebuah presentasi, Alexander Nix menjelaskan mengenai hal ini. Anda bisa melihat presentasinya pada video berikut ini :

Kembali ke OCEAN Personality Test. Ini merupakan kependekan dari beberapa kata dan punya arti tersendiri, diantaranya :

O = Openess to Experience. Adalah suatu tipe kepribadian yang mengindikasi seseorang mempunyai keterbukaan terhadap pengalaman baru.

C =Conscientiousness. Artinya adalah suatu tipe kepribadian yang mencerminkan bagaimana seseorang mentaati keteraturan atau rencana.

E = Extraversion. Adalah tipe kepribadian dimana seseorang mempunyai ketertarikan pada objek-objek eksternal. Mereka ingin mempengaruhi dan dipengaruhi kejadian-kejadian sekitar dan merasakan hasrat untuk bergabung atau bersosial.

A = Agreeableneess. Adalah sebuah tipe kepribadian dimana dia lebih mudah menerima perbedaan pemikiran pribadi, melihat orang lain dengan optimistis dan sering mendahulukan orang lain daripada dirinya sendiri.

N = Nueroticism. Adalah sebuah tipe kepribadian dimana seseorang mempunyai kondisi khawatir akibat tekanan mental, penderitaan emosi, dan ketidakmampuan untuk menjalani kehidupan seperti biasa.

Anda bisa juga mengikuti tes kepribadian ini dan mengetahui Anda termasuk dalam tipe kepribadiannya di sini => https://discovermyprofile.com/miniIPIP/introduction.html .

Yang Dilakukan Cambridge Analytica Terhadap Hasil Tes Kepribadian

Lalu pertanyaan selanjutnya adalah apa yang dilakukan oleh Cambridge Analytica dengan data yang sebegitu banyak?

Yang mereka lakukan adalah menyampaikan pesan ke 5 tipe orang yang sudah di test dengan OCEAN Personality Test. Ini sama seperti memilih angle dalam sebuah ads campaign.

Sebagai contoh Donald Trump menyetujui kepemilikan senjata api di Amerika. Maka dalam campaign nya mereka menampilkan mudahnya mendapatkan senjata api.

Contoh lain untuk orang termasuk dalam tipe Neuroticism maka pesan yang mereka tonjolkan adalah rasa takut dan mengambil logika dari rasa takut tersebut. Yang saya baca contoh campaign nya kurang lebih seperti ini :

Kalau rumah Anda sering kemasukan maling maka investasi terbaik adalah senjata api.

Untuk orang yang termasuk dalam tipe extraversion, maka angle yang mereka tonjolkan adalah orang lain atau pihak eksternal. Campaignnya kurang lebih seperti ini :

Bayangkan kalau keluarga Anda atau orang-orang yang Anda kasihi diancam oleh orang lain dan Anda tidak bisa melindunginya. Maka dengan senjata api adalah cara terbaik untuk melindungi mereka.

Kalau untuk orang yang dengan tipe Openess to Experience, maka anglenya adalah menawarkan pengalaman baru menggunakan senjata api. Contohnya :

Anda belum pernah menggunakan senjata api? Maka sekarang adalah saat untuk mencobanya. Pergi ke toko terdekat dan rasakan sensasi menggunakannya.

Catatan, di atas hanyalah contoh pesan yang sesuai dengan masing-masing tipe kepribadian dari Cambridge Analytica untuk tujuan pembelajaran. Di Indonesia kepemilikan senjata api untuk warga sipil ada aturannya dan cenderung dilarang. Jadi jangan Anda gunakan kata-kata tersebut untuk menawarkan produk atau jasa Anda untuk kepentingan yang ilegal.

Setiap Kategori Kepribadian Ada Keywordnya

Yang mungkin belum banyak orang tahu bawah dari setiap tipe dalam tes kepribadian tersebut ada kata kuncinya.

Sebagai contoh :

  • Orang yang termasuk dalam tipe Openess to Experience keyword nya adalah imagination. Sehingga angle yang cocok untuk orang tipe ini adalah yang berhubungan dengan imajinasi.
  • Orang yang termasuk dalam tipe Conscientiousness maka kata kuncinya adalah organize.
  • Orang yang termasuk dalam tipe Extraversion kata kuncinya adalah energetic.
  • Orang yang termasuk dalam tipe Agreeableness kata kuncinya adalah baik dan simpati.
  • Orang yang termasuk dalam tipe Neuroticism kata kuncinya adalah keresahan.

Seperti itulah bagaimana Cambridge Analytica menggunakan data-data dari akun Facebook untuk mempengaruhi pendirian seseorang berdasarkan data.

Buat ane ini adalah sebuah cara yang diatas nalar, 2016 ane pernah menulis Data Suara Yang Gurih dan bayangkan jika data itu bisa diolah seperti CA ini. Sebelumnya ane adalah orang yang tidak cukup percaya bahwa politik itu bisa dirubah dengan Ads, dari dulu sebelum mengenal kasus ini ane selalu menganggap bahwa politik itu seperti agama, rumah kamu berdempetan dengan gereja jarang yang akan membuat kamu menjadi murtat pindah. Atau rumah kamu depan masjid setiap hari mendengarkan adzan jarang juga akan membuat kamu menjadi mualaf, kecuali ada faktor2 tertentu yang itu mungkin tidak ada 1%

Potensi ini memang akan menjadi senjata longtrem walau sudah terputuskan akses, karena pengolahan data ini terjadi diluar, Ya gak beda kalau anak2 IM indon maling data lewat ads facebook gitu lah.

 

 

Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s