Sampai Sementara ini Saya Masih Berpihak Pada Penyedia Ojek Online dari pada Driver


Seperti pada judul, diluar hal masalah driver dengan penumpang. Ane masih berpihak pada Penyedia layanan ojek online. Masalah yang akan ane bahas ini masalah Penyedia Layanan dengan Driver. Melihat kasus yang driver Ojol yang demo-demo itu.

Ane mungkin bukan driver namun hampir memiliki teman yang bergerak sekarang dalam bidang itu, ane juga mengikuti hampir banyak grub driver di FB, WA, Telegram. bahkan yang ranahnya underground dan berbayar untuk masuk pun ane juga ikut hanya sekedar ingin tahu saja menambah wawasan dan ane juga hampir pengguna aktif untuk saat ini yang setiap hari hampir pasti selalu order.

Makin kesini kok ane jadi makin merasa sebagian driver sudah merasa seperti seenaknya sendiri. Walau ane yakin yang baik, jujur, dan ikhlas jelas lebih banyak.

Dari aplikasi tuyul, aplikasi pegasus dll dll hampir semuanya ane tahu. Sampai ke ranah nganter angin buat nutup point pun ane paham. Yang ane heran, kenapa sebagian dari mereka tidak pernah bersyukur diangkat derajatnya untuk saat ini.

Saya kasih kasus di Jogja dengan UMR adalah Rp 1.572.200,00  . Taruhlah kita bulat kan menjadi 1.6 Juta. Dengan sehari mereka minimal dapet bersih 80 ribu saja dikurangi misal bensin 30 ribu. Mereka sudah mendapatkan hampir mendekati UMR ini ane ambil kasus sepait paitnya dan belum dari pendapatan bonus dari point dan mungkin fee penumpang.

kerja sebulan mendapatkan gaji 1.6 juta di Jogja itu sangat2 susah belum lagi yang masih menerapkan 6 hari kerja. Jika dirata2 pun. Hasilnya sama Gaji 1.6 juta pun kalau dihitung perhari juga 53.000 . Dan ane yakin makan siang dikantor juga masih ngeluarin uang sendiri + masih ngeluarin uang bensin. Tapi terkadang nuruti pingin itu manusia memang selalu tamak dan tidak pernah wang sinawang.

Teman saya sendiri saja sehari paling sedikit 150.000 – 250.000 dari Ojol. Makin kesini mereka makin kembali ke DNA indonesia yaitu malas. Pinginnya gak keluar tinggal nitik lokasi pake fake gps / pegasus dll dll. Mereka tidak sadar yang gaji 1.6 juta pun kerja hampir lebih dari 8 jam dan rekoso juga. La nek pinginnya kembali gak mau susah ya gak usah kerja.

Memang tidak ada yang dirugikan jika masih tahab wajar nitik lokasinya 1 km – 2 km ane rasa masih dalam batas wajar, namun jika nitiknya lebih dari itu terkadang yang dirugikan adalah customer yang keburu2 dan harus nunggu lama tidak sesuai dengan estimasi di aplikasi.

Ane yakin komuter sosial itu akan tetap ada, namun apa mereka tidak berfikir panjang dan pahit. Misal perusahaan ojek online yang menjadi tumpuhan utama ini umurnya sampai kapan. Misal terus banyak penumpang komplen dikasuskan dan akhirnya harus tutup bagaimana ? atau paling buruk, akun anda sebagai driver di suspen atau dibanned karena ketahunan fake atau banyak ngasih bintang 1 gimana?

Kita tahu semua butuh uang, tapi jagalah ekosistem ini agar terus berjalan wajar dan berumur panjang. Musuh kalian sebenarnya adalah diri kalian sendiri dan transportasi pemerintah juga kelak. Jika jaman akhirnya merubah arah transportasi umum menjadi lebih cepat mudah dan murah. Walau ane rasa akan susah menjadi saingan utama selama budaya nongkrong dan jajan orang indonesia ini masih terus ada. Jelas masyarakat akan memilih transportasi yang bisa direck langsung. Kecuali memang lokasi2 tempat nongkrong itu sudah terkonsep dekat dengan halte atau stasiun maka harapan akan hadir pada fitur lainnya seperi antar makanan dll dll.

Susahnya tidak sistem gaji memang mengatur keuangan. karena jelas akan beda ketika mendapatkan 1,6 juta langsung diakhir bulan dengan 53.000 perhari walau hasil akhir jumlah sama.

Perlindungan kerugian ke driver juga memang harus diperbaiki. Potensi kerugian bensin dari asal cancel dan fiktif order makanan juga harus terus diperbaiki agar sama2 enak.

Yang jelas stop sambat dan ngakali dengan batas tidak wajar. Potensi anda mendapatkan mitra calon pembeli diluar ojek online sangar lebar. Bertemu dengan orang2 berlatar belakang beda yang mungkin bisa menjadi lahan baru sebagai media promosi usaha sampingan anda mungkin jualan pulsa, jualan roti, sayur, bahkan jasa yang bisa anda tawarkan ke mereka sangat terbuka lebar.

Sekian dulu dari ane, semoga rezeki anda semalin banyak dan inggat. Usaha yang mendapat rido atau kereaan dari penyedia dan konsumen ada adalah senikmat nikmatnya rejeki yang bisa anda nikmati.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s