Masih Hidup dari Orang Lain Jangan Ndakik Ndakik Bahas Politik dan Agama

monyet-gitu1

Ini sekedar saran ane sih, jangan terlalu tidak munafik nantinya. Ane selalu bilang bahwa tipe pengguna internet atau tipe orang penganut agama dan politik di negeri ini beda dengan dibelahan dunia manapun.

Orang kita itu khusus era 2014 kesini itu semakin edan dalam hal politik dan agama. Jadi jaga diri deh kalau masih hidup dari orang lain. Hidup dari orang lain disini adalah hidup dari berjualan, hidup dari menawarkan produk, hidup dari list relasi yang ditawari jasa, bahkan hidup yang masih memiliki majikan atau atasan.

Walau Tuhan telah menjamin setiap rezeki atau jatah rezeki yang dia terima didunia. namun logika dan berfikir panjang itu juga harus.

Bayangin kamu ndakik2 ngomongin agama dan politik di TL sosmed kamu yang dibaca oleh orang yang mungkin menurut kamu itu kompetitor atau musuh kamu dalam hal berbeda keyakinan politik dan agama. Bisa2 bahkan orang yang netral dan tidak ambil pusing dengan politik dan agama pun ikut jengah dan akhirnya mending mebgakhiri semua kerjaan dll agar hidup tenang. kamu bisa jadi diblock dll. Padahal yang ngeblock kamu itu adalah potensial untuk menggunakan jasa kamu, membeli menggunakan tender kamu. bahkan menggaji kamu. Atau kamu seorang dosen yang masih butuh duit dari murit didik kamu untuk menggaji kamu. Please jangan tolol.

Kamu jualan produk herbal, jualan baju muslim, sarung , sajadah bahkan jasa reparasi elektronik pun. Kalau kamu marah2 ketika membahas topik agama atau politik, offline atau online pun. Orang ane yakin tidak akan memiliki interes dan anggesmen bahasa gaulnya, dengan kamu.

Kamu nawarin jualan dan proyek tapi avatar kamu Anti Prabowo, atau avatar kamu demo 411 dan demo 212. hadeh hadeh ane bukan Tuhan namun ane bisa pastikan 50% peluang usaha kamu sudah hilang. Kecuali memang kamu penyuplai barang atau jasa untuk orang2 sepemikiran dengan kamu.

Dan disini juga banyak orang indonesia yang salah, menggunakan akun personal untuk jualan dan menggunakan akun personal itu untuk hal2 yang notabenya adalah sifatnya personal. bahkan yang konyol juga ada yang menggunakan akun kerjaan atau warung sebagai tempat menyalurkan informasi pribadi.

Walaupun kamu sudah membedakan akun personal dan kerjaan ane rasa itu tetap hal konyol ketika kamu masih butuh relasi untuk makan.

Hanya kebanggaan ketika orang yang membaca pendapat atau status kamu yang marah karena tidak setuju dan like serta share serta komen orang yang sepaham dengan kamu yang akan kamu dapatkan tidak lebih. Tidak akan membuat kamu bisa merubah semua atau bahkan menjamin kamu langsung masuk surga.

Kurang kurangin deh hal hal konyol seperti itu. Banyak hal yang bisa kamu bagikan yang lebih bermanfaat. Ane sendiri juga memiliki kepercayaan sendiri tentang politik dan agama yang ane yakini dengan hanya diam saja itupun tidak menggurangi keyakinan ane bahkan mungkin mengurangi kecintaan Tuhan.

Ane ulangin lagi, please jangan tolol. Mungkin orang lain ada yang lebih dari kamu tolol nya setelah kamu sadar atau kamu tidak tahu saja bahwa mereka memang hidup dari membuat hal2 yang berbau politik dan agama. kamu saja mungkin terlalu polos dan tolol.

Setelah membaca tulisan ane ini semua kamu yang masih seperti yang ane maksut diatas lantas sadar. Sekalas pemuka agama yang masih mengharapkan uang sumbangan dari jamaahnya buat hidup, masih membutuhkan jamaahnya buat membeli produk mlm atau apalah yang anda jual. Ane rasa masih banyak topik yang bisa anda bahas untuk mengamankan beras anda tetap ngebul. Kecuali memang kamu sudah kaya dari tahun 2014 dan cukup sper duit buat 7 turunan atau kamu Anak IM yang bisa coding sendiri tanpa mengharap zip2an / metode dari orang lain yang mungkin berbeda keyakinan politik dan agama dengan kamu.

Published by:

rasarab

Iqbal Khan urban cyclists. Social Media Specialist, Full time Blogger, SEO Specialist, Web Developer. Founder http://goowes.co & Co Founder http://ngonoo.com EMAIL : ras.arab@gmail.com

Categories Tulisan Rasarab1 Comment

One thought on “Masih Hidup dari Orang Lain Jangan Ndakik Ndakik Bahas Politik dan Agama”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s