Mindset Produk Jika Kamu Seorang Devloper atau Owner


Produk adalah apa yang dibutuhkan user atau pelanggan. Atau bisa bisa juga apa yang kita ciptakan. Namun sebagai orang yang memiliki garis tengah dan hasil akhir adalah mendapatkan uang atau sesuatu lah. Produk itu sesuatu yang dibutuhkan, atau solusi adalah yang utama. Kalaupun kamu membuat produk itu free atau niatnya untuk menolong akhirnya akhirnya tetap sama itu suatu solusi atau sesuatu yang berguna atau bermanfaat.

Ya gratis pun gak ada nilai nominal yang dicari diujungnya pun, kalau apa yang dibuat diciptakan itu tidak ada manfaat, solusi atau apa yang orang lain yang ingin menjadi tujuan itu bermanfaat ya menurut ane gak akan ada gunannya. sekelas hanya untuk memenuhi gaya pun itu menurut ane adalah suatu kebutuhan bagi mereka yang mencari.

Itu adalah hasil akhir dari semuanya. masalah produk itu harus berkualitas, produk itu seadanya, produk itu gratisan, produk keren ya mereka tidak akan peduli ketika apa yang mereka inginkan terpenuhi. Seorang pembeli restoran tidak akan peduli dengan bumbu apa yang kita gunakan, kualitas bagus yang kita nerikan dalam bahan. Namun ketika itu rasanya enak dan mungkin secara tampilan bagus menurut mereka maka kemungkinan mereka akan puas sangat tinggi.

Jika dalam dunia website, orang tidak akan peduli secepat apa website kamu diakses lewat browser kamu, secepat apa situs kamu dites lewat pindom, google speed dll. Namun jika mereka merasa nyaman ya mau gimana lagi.

Yang harus kita tahu adalah user punya apa untuk dapat menjangkau bahkan melihat apa yang kita punya, itu yang jauh lebih penting

  • Waktu
  • Uang
  • Tempat
  • Hardware
  • Koneksi
  • Relasi
  • dll

Jika kamu bicara soal produk yang apa yang kamu buat, biasakan dengan melihat dan berfikir dari sisi konsumen, pengunjung atau user. Ini wajib dan ini adalah yang utama.

Waktu

Faktor ini adalah faktor penting, user punya waktu berapa waktu sih untuk mengakses situs kamu ? dalam studi yang pernah dibuat orang di internet bahwa 5 detik adalah waktu yang user punya. Jika selama 5 detik situs kamu tidak bisa dibukak maka dia akan pergi.

Situs itu harus dibuat cepat, gampang diakses, tampilan bagus itu sudah menjadi keharusan. Hukum wajib buat suatu creator. Dan user tidak akan peduli dengan itu. Bahkan koneksi mereka lemot dan situs anda lemot pun mereka tidak akan peduli.

Kecuali kamu udah seperti situs b0keb yang selemot apapun user yang hanya punya waktu 5 detik pun akan mau menunggu itupun mereka akan berusaha mencari situs lain yang bisa lebih cepat. Begitupun jika itu adalah sebuah warung makan. Jika kamu belum setarar bakmi pele, bahmi mbah mo, gudeg pawon atau yang lainnya. Orang tidak akan sudi menunggu hingga 1 jam lebih.

Itu semua bisa dimaklumi jika kamu sudah menjadi otoriti namun otoriti semua diawali dengan mementingan pelanggan. Mereka yang menjadi lama karena memang sudah terlalu banyak orang tahu dan sudah terlalu banyak orang datang. itupun tetap akan menjadi cacat bagi pendatang baru ditempat mereka. bahkan pelanggan lama yang memang tidak sabaran. Seberapa banyak orang komplen ketika twitter down ? Jika Google down, jika Youtube Down ? User punya waktu yang harus kamu pahami.

Waktu adalah uang adalah benar. Bukan jangan sia-sia kan waktu kamu untuk tidak mendapatkan uang, namun jika kamu pembuat produk mindset waktu pelanggan, user yang menyempatkan datang adalah potensi uang yang akan kita dapatkan.

Uang

Ini juga hal lain setelah waktu sangat terpenuhi. Mereka punya uang, apa yang bisa mereka dapatkan dengan uang yang sudah mereka keluarkan ?

Yang lain bisa kalian pikirkan sendiri dari sisi pelanggan, pengunjung atau user. Posisikan diri kalian diposisi mereka. Test dengan orang yang sekiranya diluar dengan orang-orang seperti kamu. Kecuali memang anda ingin meminta masukan teknis, Kamu bisa meminta masukan seorang teman yang defloper untuk menilai apa yang kamu buat, kamu bisa meminta masukan seorang teman juru masak untuk menilai masakan kamu. setelah itu semua kamu lakukan untuk membuat sesuatu bisa bagus. Setelah siap dipasarkan, kamu harus meminta orang diluar dari dunia kamu dan kalau bisa orang2 yang memiliki minat target yang kamu jual untuk mencoba dan memberi masukan.

konyol ketika kita berikan di FB untuk produk makanan padang kamu iklankan ke seseorang yang pekerjaannya adalah koki masak. Walau peluang itu tetap ada sekian persen namun kamu membuang banyak waktu. Menargetkan sofware yang kamu jual ke progremmer. Mungkin juga masih bisa masuk ketika target kamu memang progremmer, target kamu memang minat da akhirnya mengontak untuk menjualkan secara afiliasi ya kemungkinan itu ada jika masih ada sedikit hubungannya. Kamu sendiri seharunya yang tahu sasaran produk kamu itu kesiapa. karena itu sejatinya coretan pertama ketika kamu mendisain sebuah produk.

Selalu menempatkan diri sebagai pengguna produk dan selalu memanusiakan mereka walau mereka hewan sekali pun. Ingat pembeli adalah raja. On-time, on-budget and on-scope pun tidak akan pernah ada gunanya jika tidak ada peduli atau bahkan menggunakan produk kamu.  Jika dibahasakan dalam sebuah bagan, Mindset kamu itu bukan irisan mereka Mindset mereka. namun mindset kamu itu sejatinya ada didalam ketika kamu mindset ke mereka. Situs cepet itu keharusan namun mereka hanya punya waktu 5 detik untuk berpindah tempat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s