Jadi Gini Kelakuan @TemanAhok Yang Katanya Gak Dibayar, Makan Abis 3 Juta !!


temanahok makan abis jutaan, temanahok kaya kaya

Hari ini melihat tweet akun yang banyak dibicarakan dan menjadi trending karena Ahok nya tentututnya .

DAN HAYO KALIAN YANG ANTI AHOK PASTI KLIK SITUS INI DARI JUDUL YANG ANE BUAT KAN ?

Gimana judulnya cukup klikbait gak ? Ya judul itu bisa dibuat macam macam sih benernya, bisa juga mungkin kayak gini :

  • Teman Ahok Melakukan Mudik dan Di hotel Mahal yang harga Es Teh dan Nasi goreng sampai 3 juta lebih !!!
  • Kelakuan Kafir @TemanAhok Ini makan abis 3 juta !!
  • Anak Muda @TemanAhok Ternyata orang orang Tajir, Ini bukti struk makannya !!
  • Masih Ragu dengan Dana 30 Milyar ? TemanAhok Beli Es Teh dan Nasi Goreng Saja Yang Harga 3 Juta !!!
  • dll

Ya itu yang namanya clickbait, Clickbait headlines generate an emotional response that in many ways. Gampangannya suatu judul yang diranjang untuk membuat penasaran, dan melakukan eksen untuk mengklik. Biasanya ditambah dengan tumnil untuk memperkuat.

Tak heran kita sering menemukan antara judul dan artikel kadang beda isinya. Sering lihat iklan Merdeka, SUARA dll di Facebook sebelah kanan ? Ya mereka cukup keren membuat Clickbait.

Emaosialnya cukup mengena untuk orang yang sepaham dengan judul dan fakta yang tidak menurut mereka yakini sangat menarik. Jika ditambah dengan Copywriting yang menarik tentu akan menghasilkan artikel yang share able. Tujuan ke hal yang positif atau negatif sih itu terserah yang nulis.

Orang-orang indonesia kalau boleh ane bilang sangat mudah untuk dijatikan target. Apalagi yang ada hubungannya dengan AGAMA, POLITIK dan UANG. Tidak tahu apakah orang kita itu ingin selalu lebih kaya atau memang miskin. Atau memang para pencari pahala dan pencari kesalahan. Untuk menyerang para heaters sebagai target empuk ini sangat sangat mudah atau untuk menyerang seseorang yang sepaham. Intinya sih lebih ke emosional. Tak heran klik LIKE dan SHARE untuk mendapatkan pahala sangat laris. Era didunia onlien dan uang mungkin masih ingat jaman Joko Susilo dan MLM.

Dibawah ini salah satu headline yang sangat menarik dan bisa menjadi sumber trefik dengan mengolah data yang ada. Ini dapet dari facebook

 

Teknik mengutip berita paling mutakhir masa kini
Oknum Wartawan(W) Menteri (M)
W1 : Pak, bapak lebih suka ayam goreng apa gulai kambing?
M : Ayam goreng
W1 : Pakai tepung atau tidak pak?
M : Pakai tepung
W1 : Model ayam goreng KFC ya pak
M : Ya kurang lebih mirip begitulah..
Headline : Menteri M lebih suka ayam goreng KFC model Amerika dan tidak suka gulai kambing tradisional Indonesia..

W2 menulis di berita online :
Terlaluu! Gaya Hidup Menteri M Kebarat-baratan

Si B bikin status FB :
Hati-hati Menteri M mendukung bisnis liberal kapitalis daripada pertumbuhan ekonomi kerakyatan

W3 menulis berita online abal-abal yang mencatut nama islam
Menteri M Benci Pada Daging Kambing Makanan Kesukaan Rasulullah SAW

Si A tweeting :
Astagfirullah.. Ada upaya penyesatan akhlaq, Kambing yang disukai Rasulullah SAW dianggap tidak baik oleh Menteri M. Kita akan digiring ke cara pandang kafir

Si C menulis dalam blog
Seperti yang sudah kita duga, industri kecil dan menengah lokal akan segera disingkirkan karena tidak menguntungkan pemerintah

Kelompok X Merencanakan Demo Penyesatan Akhlaq
Kelompok Y Merencanakan Demo Membela UKM

Menteri M menerima summary berita hari ini dari sekretarisnya
“Pak ini rangkuman berita-berita tentang anda seminggu ini”
M : ##!??/
Penasehat : Bagaimana kalau untuk meluruskan ini besok kita undang seluruh wartawan makan bersama dengan hidangan kambing Pak..
M : Budget-nya?
Penasehat : Tentu dengan budget kementrian, kan untuk menjaga nama baik bapak..
Tetooot … 😀 ..😀

Penasehat 2 : Sepertinya kita harus belajar teknik komunikasi yang paling meminimalisir peluang disesatkan wartawan Pak. Hemat tenaga, biaya dan aman
M : Sepertinya cuma anda yang mikirnya bener di jaman ini.

 

Sekilas tentang clickbait seperti itu, namun kembali lagi ke tweet temen ahok diatas, ane rasa kurang pantas diakun yang notabenya seperti itu mentweetkan hal yang berbau uang dan sifatnya pribadi. Jelas akan menjadi bahan bakar trefik untuk situs-situs yang tidak sepaham dengan mereka kalian pasti tahulah.

Ane sendiri sebagai fans Ahok kurang suka sih. Akun akun seperti anda itu riskan buat dicari kesalahan. Saran ane sih mending diem jangan terlalu sok care timbang jadi boomerang. Untung ane sih tidak pernah menganggap anda karena Ahok yang ane idolakan walau ane di Jogja sekali lagi buat admin2 model gini jangan pernah diulangi ini buat semua admin2 media seperti dll nya sih, kecuali ditweetkan secara personal. Di hapus pun akan menjadi masalah juga .

Sukses buat ahok di Jakarta dan Next level menjadi Presiden China kedua setelah Gus Dur

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s