Buta Terbaik Adalah Buta Politik


“Buta yang terbaik adalah buta politik, dia tidak mendengar, tidak berbicara, dan tidak berpartisipasi dalam peristiwa politik. Dia tahu bahwa biaya hidup, harga kacang, harga ikan, harga tepung, biaya sewa, harga sepatu dan obat, semua tergantung pada kerja keras kita dalam membeli. Orang yang buta politik begitu cerdas sehingga ia bangga dan membusungkan dadanya mengatakan bahwa ia membenci politik. Si dunggu pecinta politik tidak tahu bahwa, dari kebodohan politiknya lahir pelacur, anak terlantar, dan pencuri terburuk dari semua pencuri, politisi buruk, rusaknya perusahaan nasional dan multinasional.” – Habib Rasarab

Karena sejatinya politik bukan masalah mata, politik adalah masalah hati juga masalah telingga. Kami yang buta politik sebenarnya adalah bukan orang tuna seperti mereka yang paling tahu politik.

kami yang buta politik hanya orang-orang yang muak membahas politik. Buta politik adalah pekerja keras. Buta politik adalah orang orang yang lebih memiliki nalar dan hati nurani untuk melihat politik dari mata hati dan mendengar dengan perasaan.

Mari buta politik tapi jangan buta hati. Karena mengutuk kegelapan kami tanpa menyalakan lilin adalah kesia-siaan. mari membutakan diri terhadap politik, sebelum kamu benar benar dibutakan politik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s