Kurang Mendokumentasikan


Sok kelingan tapi gak beusaha mndokumentasikan sesuatu ya itu ane. Tapi mulai bulan bulan ini alhamdulillah mulai menggunakan fitur fitur di HP untuk produktifitas. Alhamdulillah jaman saat ini semua bisa terdokumentasikan dan bisa dibuka kembali secara instan. Ane pernah mencoba dengan buku dan menulis yang akhirnya menjadi masalah ketika harus mencari kembali. Apalagi semenjak mata gak bisa oktimal buat melihat hal yang kecil.

Dulu juragan saya itu selalu mencatat semua ide atau hal baru yang menurutnya bisa didokumnetasikan menggunakan tab. Dan sekarang ane yang dulu hanya menganggap sepele bahkan sering merehkan kegiatan mendomentasikan itu berbalik memulai untuk seperti itu. Kosistensi itu kayak e yang penting. Perkara paswot server saa saya sering kelabaan jika mendadak lupa. Selevel al quran saja didokumentasikan dalam bentuk kitab agar bisa terus dingat dan tidak berubah, itupun masih banyak yang mencoba mengubahnya. Orang jaman dulu pun mendokumentasikan setiap kejadian lewat tulisan di dinding atau dengan prasasti. Bahkan seekor singapun mendokumentasikan wilayahnya lewat air kencing dan air liur.

Mari mendokemtasikan catatan kecil setiap hari karena kadang ada satu dua peristiwa atau pemikiran kita lewat sesuatu yang kadang akan susah kita ingat jika tak tercatat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s