Terima kasih Pak Raden :)

nLxoA1BJKL

Berita tentang berpulangnya Pak Raden langsung membuat ane mbrebes mili nanggis, melihat beberapa . S dan mencoba mengulik apa saja yang telah orang ingat tentang Pak Raden. Ane mencoba googling, melihat banyak video dan semalam itu benat benar ane dibuat lebam. Bukan karena dipukul  tapi karena menanggis dan bersedih melihat karya karya anak bangsa yang berterikasih atas Pak Raden.

Saya gnerasu 90 yang masih melihat si Unyil setiap hari minggu. Ane masih inget gimana kalau nonton Si Unyil pasti akan takur ketuka melihat sosok cerita berhantu, Ane masih inget siapa Bu Bariah, Siapa Unyil. Siapa Melan, Siapa Usrok, Siapa Usrok dan siapa Pak Raden. Karakter mereka sampai saat ini masih tertanam. Pak Raden boleh meninggalkan kita untuk selama lamanya namun semangatnya untuk selalu membuat hal positif buat anak bangsa harus tetap melekat. Ronronan tontonan yang mendidik, tontonan tononan yang jauh dari  obrolan cinta, pacaran, sayang, jomblo dan lain lain.

Memang miris melihat dunia anak saat ini, dimana generasi Josua, triwek wek, saksia dan Tasya mungkin sudah tidak kita temui lagi. Ada namun sudah bernyanyi dangdut.  Saya juga masih ingat dunia ane kecil ane sering rikues lagu anak anak dihari minggu di salah satu raduio di jogja dan ane juga lupa. Dimana keriaan mendengarkan lagu anak anak diusia anak anak memang mengasikkan.

Selamat jalan Pak Raden. Terimakasih telah memberi warna dimasa kecil ane, terimakasih atas semua dedikasimu kepada anak anak  indonesia. Anda adalah bapak bangsa yang sesungguhnya. Selamat jalan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s