Kabeh Kabeh ki Sandang Pangan

sandang pangan, lumpia rasarab

Hahahaha ini adalah sedikit cerita tentang sandang pangan atau dalam bahasa indonesia adalah masalah dapur ngebul. Jujur ane juga masih mikir ini sampai saat ini. Walau masih bujangan ane udah mikir sandang pangan dari kecil. Dari gresek botol pas PSIM main. Bantuin ane jualan jamu, jualan lesehan pecel lele. Sampai masuk dunia online dan berjualan air laut, bikin bikin website dari geocities, sampai jasa pembuatan facebook bonus email.

Ya semua itu ane lakuin demi sandang pangan, buat keluarga ane sama buat diri ane sendiri. Alhamdulillah dari SMA ane jarang minta fulus ke ummi ane. Sampai saat kuliah nyambi malem jaga warnet siang web developer bahkan sore masih jualan lumpia. Ya semua demi sandang pangan. NAmun jujur ane jarang menjadikan sandang pangan sebagai probadi sebagai alasan ane untuk tidak berkontribusi dan hal yang sifatnya bersama. Apalagi lagi hal itu yang ane rintis dengan rasa cinta karena jujur mungkin di hari esok sesuatu yang bukan apa apa itu akan menjadi bakal sandang pangan ane dimasa depan.

Terkadang orang hanya memikir sandang pangan sesuatu yang menghasilkan dalam waktu dekat. Namun ada juga yang memikirkan keduanya. memikirkan sandang pangan yang saat ini juga bakal calon sandang pangan yang berikutnya.

Dalam sesuatu yang dibangun bersama kadang ada yang berfikiran itu hanya mainan namun ada yang berfikir itu akan menjadi sandang pangan. Jadi pada dasarnya semua itu atau kabeh kabeh itu sandang pangan kalau kita di dunia ini. Bisa jadi merintis gudang sandang pangan baru akan menuai hasil ketika memang semua menjalankan perannya atau semua berjalan sesuai rencana.

Yang terlihat aktif dan masih mikirin banyak sandang pangan lainnya seperti mikir bayar sekolah adiknya, cicilan motor, cicilan rumah, bahkan tabungan nikah tapi jarang mengeluh dan beralasan karena sandang pangan malah dianggap tidak perhatian. Atau dianggap tidak perhatian dengan lainnya yang mikirin sandang pangan. Dan pada yang memang jarang memberi kontribusi, jarang perhatian dan selalu berasan sandang pangan seolah seolah selalu diutaman.

Ya inilah hidup. Walau hidup itu melulu gak urusan sandang pangan dan bahkan papan kalau ane. Tapi kabeh kabeh itu sandang pangan

Published by:

rasarab

Iqbal Khan urban cyclists. Social Media Specialist, Full time Blogger, SEO Specialist, Web Developer. Founder http://goowes.co & Co Founder http://ngonoo.com EMAIL : ras.arab@gmail.com

Categories Tulisan Rasarab2 Comments

2 thoughts on “Kabeh Kabeh ki Sandang Pangan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s