Kenapa Kita gak menangkap Teroris dengan Budaya kita


Ini hanya pemikiran konyol ane aje sih, tapi kayak nya patut di coba oleh pihak POLRI atau instansi yang berwenang dalam kasus ini.

Kenapa Kita gak menangkap Teroris dengan budaya kita itu yang sempet ada di pikiran ane ahir ahir ini. kenapa kita lebih terpaku pada densus BB, padahal menurut ane kinerjanya sangat lambat dan sepertinya itu produk asing. padahal kita punya budaya yang sangat adiluhung yang kalau benar benar di terapkna mungkin dalam waktu singkat bisa tertangkap tu gembong teroris macem Nurdin M Cret

Ane tergolong orang yang memandang sesuatu dari sudut pandang yang berbeda, jadi kalu beda persepsi ya monggo. Untuk masalah melacak dimana lokasi gembong gembong teroris berada sebenernya kita bisa memanfaatkan orang orang pintar yang ada di indonesia ini, seperti Ki joko bodo, Ki ageng pamungkas, Mbah marijan dll. sebenarnya POLRI bisa menggunakan jasa jasa mereka untuk mengendus keberadaan teroris

Dengan kelebihan yang mereka miliki niscahya mungkin bisa menemukan lokasi ya paling gak mendekati lokasi persembunyian. kalau mau instan dan cepat mungkin kita bisa suruh mereka untuk menyantet atau mem foodu mereka. Kalau udah ketemu terus mau diapaan?

Mungkin kita bisa mengrebek lokasi mereka dalam waktu singkat dengan memanfaatkan ilmu gendam untuk mempengarui mereka agar mau menyerah dan mengorek semua informasi yang ada, kita bisa menggunakan jasa Tomy Rafael dalam kasus ini, atau dengan bantuan Komunitas Jambret Gendam indonesia, mungkin jika mereka semua bersatu semua teroris di dunia ini dapet di pengarui untuk menyerah, sokor sokor otak dari semua ini yaitu si Osama bin Laden

kalau dirasa masih kurang, saat pengrebekan kita bisa gunakan pasukan pasukan rakyat indonesia seperti pesilat pesilat betawi, para prajurit Kraton , Pemuda pemuda nias dengan Lompatan maut nya, suku suku dayak dengan sumpit berbisanya, sabahat sahabat dari papua dengan panah dan tombak nya, warga bali dengan tarian kecak yang kebal, para koboi koboi kita asal NTT dan NTB, dll masih banyak lain yang ada di negri ini

Para pasukan tersebut berada di baris depan, di pimpin oleh jendral Limbad berada di baris utama untuk menahan densing peluru serta bom yang nantinya di gunkana oleh para teroris

Mereka ( para gembong teroris ) selalu memanfaatkan orang orang indonesia yang tergolong bangsa yang sopan dan ramah sebagai saran, karena orang orang kita tergolong tidak enak an kalu gak menolong orang, beda dengan di negara mereka sendiri ( Malingshit ) yang tergolong kejam, suka mensiksa, Licik dan bringas. sehingga mungkin mereka akan kesulitan.

Inti dari semua bahasan yang ane paparkan diatas adalah, mari ki INDONESIAKAN INDONESIA yang lupa akan Budaya Nya, Lupa akan asal asul nya. Dan Buat Teroris macem Nurdin M cret dan antek antek nya, Taik lo bilang jihad

3 thoughts on “Kenapa Kita gak menangkap Teroris dengan Budaya kita”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s